Bagi Anda yang ingin berkarir di bidang teknologi informasi, tentunya harus mengetahui tingkatan bahasa pemrograman dan contohnya. Anda tidak ingin membuang waktu dengan menyisihkan waktu serta energi Anda dalam mempelajari bahasa pemrograman yang tidak populer. Dalam hal ini, bahasa pemrograman yang akan Anda pelajari haruslah yang paling diminati di pasar.

Sebelum Anda memilih bahasa pemrograman yang benar, tentu Anda harus tahu bahasa pemrograman yang paling diminati. Hal ini terkait dengan bahasa pemrograman yang sedang dan akan diminati di masa mendatang. Memang, mengikuti tren tidak selalu menjadi cara terbaik dalam menentukan bahasa mana yang harus diprioritaskan.

Akan tetapi, popularitas suatu bahasa pemrograman dapat menunjukkan keunggulannya di pasar. Semakin banyak bahasa pemrograman tersebut digunakan atau umum, maka semakin besar kemungkinan bahwa pengembang, tentunya Anda sendiri, akan menanganinya di berbagai tempat kerja.

Anda harus tahu jenis tingkatan bahasa pemrograman dan contohnya dimana bahasa pemrograman tersebut banyak digunakan developer dalam jangka panjang. Tetapi, perlu juga dipelajari bahasa pemrograman yang belum digunakan pengembang, namun banyak pengembang yang bakal tertarik untuk menggunakannya.

Kenali Tingkatan Bahasa Pemrograman dan Contohnya

Bahasa pemrograman merupakan instruksi standar yang terdiri dari gabungan aturan sintaks dan semantik. Programmer menggunakannya supaya data yang diolah komputer terarah. Tingkatannya adalah dari yang paling sederhana, yaitu bahasa mesin yang menggunakan kode bahasa biner.

Tingkatan berikutnya adalah Bahasa Tingkat Rendah atau bahasa Assembly. Penggunaannya adalah perintah melalui kode-kode singkat seperti MOV, CMP, dan SUB. Sedangkan Bahasa Tingkat Menengah menggunakan campuran instruksi sesuai bahasa manusia.

Tingkatan bahasa pemrograman tertinggi adalah Bahasa Tingkat Tinggi dengan pemakaian instruksi berasal dari kata-kata bahasa manusia. Tentu, komputer yang digunakan harus dilengkapi dengan program Compiler.

Simak bahasa pemrograman yang terpopuler sehingga Anda tidak membuang waktu saat hendak memilih kursus bahasa pemrograman.

1. Javascript

Bahasa pemrograman ini sudah sangat populer untuk pengembangan website, game, aplikasi ponsel pintar, dan membangun server web. Saat ini, JavaScript menjadi bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan, disusul oleh HTML/CSS, SQL, Python dan Java. Mayoritas pengembang web di berbagai negara jamu merekrut tenaga ahli yang menguasai JavaScript.

Pengembang menggunakan JavaScript untuk mengelola halaman situs. Melalui JavaScript, pembuat koding dapat membuat elemen web dinamis. Contohnya grafik animasi, tombol klik, peta interaktif, dan semacamnya.Programmer yang memanfaatkan JavaScript, HTML, dan CSS secara bersamaan mendapat tingkat kontrol situs web yang lebih bagus. Dengan demikian, website dapat menawarkan pengalaman pengguna yang unggul, terutama dalam hal navigasi serta kemampuan terbaca.

Tak heran, mayoritas website dan aplikasi menggunakannya. Yang menarik, JavaScript salah satu bahasa termudah untuk dipelajari. Mereka yang ingin belajar tidak perlu pengetahuan koding sebelumnya apabila mereka ingin belajar JavaScript. Popularitas JavaScript terlihat dari berbagai penyedia kursus untuk jenis bahasa pemrograman ini.

2. Python

Python digunakan untuk ilmu data, pengembangan aplikasi, pengembangan back end. Python menjadi salah satu dari tingkatan bahasa pemrograman dan contohnya sangat mudah dilihat dimana saja. Tujuannya adalah memudahkan pengembang dalam menggunakan beberapa gaya pemrograman seperti reflektif, fungsional, dan sebagainya.

Contoh paling konkrit adalah YouTube dan Google Search. Pemula sangat senang mempelajarinya karena sangat mudah digunakan. Meski demikian, pembuat koding berpengalaman juga menyukainya. Bahasa pemrograman ini ini dilengkapi dengan library yang sangat besar untuk mendukung command serta hal umum lainnya.

Sifat Python interaktif sehingga programmer dapat menguji kode sembari menguji kode lain. Dengan demikian, programmer tidak banyak membuang waktu. Kemudahannya ini membuat banyak pengembang web mencari ahli koding yang menguasai Python.

3. HTML

HyperText Markup Language adalah jenis pengkodean yang sangat sederhana, tetapi masih sangat populer. Penggunaannya juga sangat banyak yaitu dokumen web, pengembangan dan pemeliharaan situs web. Secara teknis, HTML merupakan bahasa yang dapat memformat tampilan informasi pada website.

HTML penting dalam mendeskripsikan halaman web dengan teks biasa. Bagian dari domain HTML adalah bagian, judul, tautan, serta paragraf. HTML menjadi bahasa yang paling umum digunakan dengan CSS.

4. CSS

Seperti yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya, CSS digunakan bersama HTML sebagai dokumen web, pengembangan sekaligus desain situs web. Tingkatan bahasa pemrograman dan contohnya dapat kita lihat pada banyak situs yang sederhana.

CSS atau cascading style sheets mengatur tampilan situs bersamaan dengan HTML. HTML mengatur teks menjadi potongan, CSS lah yang menentukan semua elemen halaman seperti warna, ukuran, posisi dan sebagainya. CSS juga nyaman digunakan karena gaya yang diterapkan akan menurun dari elemen induk ke semua elemen di semua situs tersebut. Maksudnya, apabila pengguna menentukan estetika untuk induk utama, maka mereka tidak usah mengulang kode di seluruh situs web secara manual.

Terlebih, delegasi pengaturan situs ke HTML serta estetika ke CSS tidak mengharuskan pengguna menulis ulang halaman web seluruhnya. Terlebih jika pengguna hanya ingin mengganti elemen sederhana. Intinya, pemula harus mencoba belajar CSS dan HTML dulu sebelum mulai bahasa pemrograman yang lebih rumit.

5. Java

Java menjadi bahasa pemrograman terpopuler dan utama untuk e-commerce, fintech, dan -pengembangan aplikasi. Java merupakan penggunaan umum serta bahasa pemrograman yang berorientasi pada objek. Dalam hal ini pengembang membuat objek yang mencakup fungsi serta data. Nantinya, struktur program dan aplikasi dapat disediakan.

Tentunya, mereka yang menguasai Java tidak akan kekurangan pekerjaan. Popularitas Java adalah karena kemudahannya untuk digunakan dan dipelajari. Tidak hanya itu, Java juga menawarkan keamanan luar biasa meski menangani data dalam jumlah yang sangat besar. Berbagai fitur tersebut menjadikan Java sebagai bahasa pemrograman ideal bagi perbankan, pasar saham, e-commerce serta trading.

Menarik untuk disimak bahwa Java dapat beroperasi di sistem operasi apa pun secara efektif. Java tidak hanya ideal untuk menyusun aplikasi, baik untuk ponsel pintar dan komputer.

Kesimpulan

Dengan mengenal tingkatan bahasa pemrograman dan contohnya tersebut, Anda dapat menentukan bahasa pemrograman yang dapat Anda pelajari dengan cepat dan tepat. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda, sehingga proses belajar sekaligus praktek koding menjadi lebih efektif.

Selain itu, untuk mendapatkan ilmu untuk menjadi seorang programmer, pastikan memilih kampus terbaik pula. Pilihlah kampus yang menawarkan program kurikulum internasional sehingga Anda tak akan tertinggal dengan programmer luar negeri. Salah satu kampus yang direkomendasikan adalah BINUS ONLINE.