strategi business development startup teknologi

Bisnis startup menjadi bisnis yang paling banyak diminati di era digital karena keberhasilannya menciptakan berbagai inovasi baru. Tingginya minat terhadap bisnis ini karena modal yang dibutuhkan untuk membangun startup relatif kecil. Ya, startup bisa dibangun dan dijalankan bahkan dengan modal nol. Meskipun terkesan mudah, bisnis ini tetap memiliki beberapa risiko. Jika salah dalam mengelola, maka hal ini bisa menimbulkan kerugian banyak pihak. Itulah mengapa dibutuhkan strategi business development startup teknologi untuk mengembangkan bisnis, memperluas pasar, dan meningkatkan penjualan.

Strategi Pengembangan Bisnis Startup

Strategi pengembangan bisnis penting untuk mencapai tujuan jangka panjang, seperti meningkatkan penjualan, menarik pelanggan baru, dan mempertahankan pelanggan setia. Untuk itulah, strategi bisnis yang telah diterapkan perlu dikembangkan untuk bisa mendapat tujuan semua itu.

Perlu diketahui, setiap jenis usaha memiliki strategi yang berbeda-beda, namun semua itu adalah tentang aktivitas penjualan atau pemasaran produk maupun jasa. Oleh sebab itu, kerjasama yang dilakukan dari berbagai departemen dalam suatu perusahaan harus tepat dan selaras, terutama departemen pemasaran. Pasalnya, tim inilah yang nantinya juga mempromosikan produk atau jasa di pasar yang dinilai paling potensial.

Pada perusahaan startup, pengembangan bisnis semakin mudah karena memanfaatkan teknologi digital yang canggih. Dibandingkan bisnis konvensional, teknologi ini membuat bisnis startup semakin mudah bergerak, mengakses pasar potensial tanpa batasan lokasi fisik dan mampu beradaptasi dengan perubahan secara cepat.

Salah satu yang membuat startup semakin populer adalah karena berani berinovasi dan melakukan terobosan baru yang berbeda dari bisnis konvensional. Dalam menjalankan bisnisnya, startup juga dinilai lebih fleksibel dan bisa beradaptasi lebih cepat terhadap tren pasar yang berubah-ubah.

Strategi Business Development Startup Teknologi

Startup memang memiliki keuntungan yang kompetitif dibandingkan bisnis konvensional. Meski begitu, startup juga masih memerlukan strategi yang tepat agar bisa terus bertahan dan berkembang. Berikut sejumlah strategi yang bisa diterapkan:

  • Perencanaan yang Matang

Jika sudah menemukan ide yang ingin direalisasikan, buatlah rencana yang matang. Ketika merintis bisnis, seseorang harus memiliki perencanaan yang matang. Kebanyakan orang fokus hanya memikirkan untung, rugi dan cara penjualan dibandingkan memikirkan risiko. Padahal pengelolaan risiko juga penting untuk menghindari penurunan bisnis. Mengamati atau meninjau masa depan bisa membantu bisnis startup mengantisipasi keinginan dan kebutuhan konsumen. 

  • Menyesuaikan Perubahan Konsumen dan Mengedepankan Pelayanan

Perencanaan yang matang bisa memberi dampak positif terhadap produk maupun jasa yang diberikan kepada konsumen. Berbagai antisipasi yang direncanakan sebelumnya juga bisa dipenuhi seiring berubahnya permintaan dari konsumen tersebut. Jika produk atau jasa yang ditawarkan tidak sesuai tren atau kurang diminati, segera kembangkan ide-ide baru agar bisnis startup tetap berkembang.

Mengingat persaingan yang semakin ketat, menawarkan produk terbaik memang akan jadi incaran konsumen. Namun jangan lupa, bahwa pelayanan juga memiliki peran penting untuk memikat pelanggan. Untuk bisnis startup ini, manfaatkanlah dunia digital sebaik mungkin untuk menjaga relasi dengan para konsumen, misalnya dengan memberi solusi. Ini juga bisa meningkatkan pengalaman para konsumen terhadap bisnis startup milikmu.

  • Inovasi Teknologi

Bisnis startup bisa dikatakan sebagai perusahaan rintisan, namun kebanyakan orang mengenalnya sebagai bisnis di bidang teknologi. Hal ini lantaran bisnis startup dimulai di dunia maya terlebih dulu. Tidak heran jika sekarang, bisnis startup kebanyakan menawarkan produk-produk di bidang teknologi, seperti halnya aplikasi.

  • Tim yang Kompeten Serta Produktif

Memiliki tim yang kompeten dan produktif adalah aset berharga dalam menjalankan bisnis. Ini juga bisa menjadi kunci pertumbuhan bisnis startup. Karena meskipun bisnis ini memiliki sumber daya yang terbatas namun membutuhkan produktivitas tinggi. Dengan melakukan penyegaran visi dan misi serta memberdayakan masing-masing anggota tim, secara tidak langsung ini bisa melatih mereka agar bisa mengambil keputusan secara cepat.

  • Berkolaborasi dengan Mitra yang Tepat

Selain memiliki tim yang solid, sebuah bisnis dapat berkembang lebih baik jika memiliki kemitraan yang saling menguntungkan. Hindari bernegosiasi dengan mitra yang pemikirannya tidak sejalan, karena hanya akan membuang-buang waktu. Mencoba untuk berkolaborasi secara positif dengan kompetitor juga bisa menciptakan inovasi baru yang bisa menguasai pasar.

  • Berani Mengambil Risiko

Risiko dalam berbisnis pasti ada dan hampir tidak ada orang yang mencapai keberhasilan tanpa diawali dengan kegagalan. Namun untuk menjalankan bisnis startup ini, kamu bisa belajar banyak hal dari berbagai percobaan yang pernah gagal tersebut agar tidak salah langkah kedepannya. Apabila gagal, kamu juga bisa belajar tentang bagaimana caranya bangkit dari sana.

  • Meningkatkan Efisiensi

Pola efisiensi dalam bisnis sangat dibutuhkan, terutama saat memulai bisnis. Terkait biaya operasional dan pendapatan harus diamati dengan jeli agar istilah ‘besar pasak daripada tiang tidak terjadi’. Cermati cost per lead pada saluran pemasaran berbeda sebelum nantinya membuat keputusan untuk melaksanakan pemasaran berikutnya.

  • Proses Otomatisasi

Efisiensi startup bisa tercapai jika menerapkan metode dan alat yang tepat, seperti mengotomatisasi proses bisnis. Dengan otomatisasi ini, maka proses bisnis bisa berjalan cepat, penghematan biaya, kesalahan sangat minim dan mampu mengurangi kerumitan. Proses ini pastinya juga membutuhkan alat bantu berupa software otomatis.

Melalui strategi business development startup teknologi, diharapkan bisnis ini dapat berkembang lebih cepat dibandingkan usaha ritel. Selain menerapkan berbagai strategi di atas, sebaiknya juga melakukan pengembangan secara bertahap bersama tim.

Ada banyak hal yang perlu dilakukan dalam memulai bisnis startup. Jika kamu tertarik menjadi salah satu pemain bisnis startup, kamu perlu membekali diri dengan berbagai ilmu pengetahuan yang sesuai dengan perkembangan dunia digital. Kamu bisa mulai bergabung dengan program kuliah online dari BINUS University yaitu BINUS Online. Setelah itu pilihlah Jurusan Business Development.

Tak perlu khawatir soal jadwal kuliah, BINUS Online menawarkan fleksibilitas tinggi yang memudahkanmu mengatur waktu belajar. Dengan sistem pembelajaran full daring juga ikut mendukung bagi para mahasiswa yang sudah bekerja namun ingin meningkatkan karirnya. 

Raih kesuksesanmu menjadi seorang profesional bersama BINUS Online!