Reputasi Lulusan BINUS ONLINE di Mata HRD Perusahaan Multinasional
Salah satu ketakutan terbesar saat memutuskan kuliah online adalah prospek karir. Pertanyaan seperti “Apakah HRD mau menerima lulusan online?” atau “Apakah ijazah saya akan dipandang sebelah mata dibanding lulusan reguler?” sering kali muncul.
Kabar baiknya, lanskap dunia kerja tahun 2025 sudah berubah total. Perusahaan Multinasional (MNC) dan startup unicorn kini tidak lagi melihat “metode belajar” sebagai penentu utama, melainkan reputasi institusi dan kompetensi individu.
Berikut adalah fakta mengenai reputasi lulusan BINUS Online di bursa kerja profesional.
- “Brand” BINUS sebagai Jaminan Mutu
Bagi seorang rekruter atau HRD, menyortir ratusan CV adalah pekerjaan melelahkan. Seringkali, mereka menggunakan filter nama universitas untuk mempercepat proses seleksi.
Di sinilah letak keuntungan terbesar Anda. BINUS University dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia (Top Tier) dengan standar kurikulum internasional. Ketika HRD melihat nama “BINUS” di ijazah Anda—baik itu dari program Reguler maupun Online—persepsi yang muncul adalah kualitas. Mereka tahu standar kelulusan di BINUS cukup ketat, sehingga lulusannya dianggap memiliki kompetensi yang teruji.
- Nilai Plus Mahasiswa Online: Manajemen Waktu
Tahukah Anda bahwa banyak HRD justru lebih menyukai profil lulusan kuliah online?
Alasannya sederhana: Mahasiswa BINUS Online rata-rata adalah mereka yang kuliah sambil bekerja (working professionals). Kemampuan untuk menyeimbangkan beban kerja kantor dengan tugas kuliah yang padat menunjukkan soft skill tingkat tinggi dalam hal:
- Time Management: Terlatih mengatur prioritas di bawah tekanan.
- Resilience (Ketangguhan): Memiliki mental pejuang yang tidak mudah menyerah.
- Self-Discipline: Mampu bekerja mandiri tanpa perlu diawasi terus-menerus.
Ini adalah karakter mental yang sangat dicari oleh perusahaan besar, yang jarang dimiliki oleh fresh graduate reguler biasa.
- Adaptasi Teknologi (Tech-Savvy)
Di era transformasi digital, perusahaan mencari karyawan yang agile (lincah) menggunakan teknologi kolaborasi.
Lulusan BINUS Online sudah “khatam” menggunakan berbagai tools digital seperti Zoom, LMS, Trello, hingga platform kolaborasi berbasis Cloud selama bertahun-tahun masa studi mereka. Adaptasi teknologi ini membuat lulusan BINUS Online lebih siap kerja (ready to work) dan minim biaya pelatihan saat masuk ke lingkungan kerja korporat modern.
- Alumni BINUS Online Ada di Mana-Mana
Bukti paling nyata adalah jejak alumni. Saat ini, ribuan alumni BINUS Online telah menduduki posisi strategis di berbagai sektor industri. Mulai dari perusahaan teknologi (seperti GoTo, Traveloka), BUMN (Telkom, PLN), perbankan, hingga perusahaan multinasional (Unilever, Astra).
Banyak dari mereka yang justru mendapatkan promosi jabatan atau kenaikan gaji setelah berhasil meraih gelar Sarjana atau Magister dari BINUS Online, karena kualifikasi pendidikan mereka kini sudah memenuhi standar perusahaan.
Kesimpulan: Jangan Minder!
Jadi, buang jauh-jauh rasa minder. Di mata HRD, lulusan BINUS Online adalah kandidat yang tangguh, adaptif, dan berkualitas. Ijazah Anda memiliki value yang kompetitif untuk bersaing di level manapun.
Q: Apakah ijazah BINUS Online bisa dipakai melamar di BUMN? A: Sangat bisa. BUMN mensyaratkan ijazah S1/S2 dari program studi terakreditasi. Karena BINUS Online terakreditasi Unggul/A, ijazahnya sah dan memenuhi syarat administrasi rekrutmen BUMN (Forum Human Capital Indonesia).
Q: Apakah di ijazah ditulis “Kelas Online”? A: Tidak. Ijazah yang dikeluarkan sama dengan reguler, mencantumkan Gelar Akademis dan Program Studi. Tidak ada label “Online” atau “Kelas Karyawan” yang membedakan status kelulusannya.
Q: Apakah BINUS Online punya Job Connector? A: Ya, mahasiswa dan alumni BINUS Online memiliki akses ke BINUS Career, pusat pengembangan karir yang menghubungkan lulusan dengan ribuan mitra industri BINUS untuk lowongan kerja dan magang.
Comments :