My Experience in International Conference IATMSI 2025
Siapa bilang skripsi itu cuma untuk syarat kelulusan saja? Bagaimana jika ternyata skripsi bisa menjadi salah satu cara cara untuk berkontribusi untuk lingkungan disekitar kita?
Halo, perkenalkan saya Rastinia, angkatan B24. Setelah skripsi selesai, saya baru menyadari bahwa hasil kerja keras kita selama menyusun skripsi dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Adanya kemudahan untuk mengakses dan membagikan informasi menjadi privilege tersendiri di era modern ini.Hasil skripsi yang telah selesai ternyata bisa bermanfaat melalui publikasi.
Berdasarkan pengalaman saya, masa pengerjaan skripsi cukup menantang. Beberapa kali trial error dan mencari jurnal pendukung untuk penelitian skripsi ini hingga akhirnya menemukan topik yang menarik. Persiapan dimulai dari adanya fenomena yang sedang panas mengenai kendaraan listrik dan adanya pandangan bahwa kendaraan listrik dapat menjadi salah satu upaya untuk mengurangi polusi dan mendukung penyelesaian isu lingkungan. Bersama rekan satu kelompok (Aryobagas dan Yessy) dan bimbingan dosen pembimbing kami (Pak Brian Garda) yang saling melengkapi mempermudah perjalanan skripsi ini. Setelah semua berkas yang berhubungan dengan skripsi telah selesai di upload, terdapat saran dari dosen reviewer (Bu Lianna) agar sebaiknya artikel ilmiah kelompok kami untuk dipublikasikan di jurnal atau konferensi. Banyak pandangan dan ilmu baru selama pengerjaan skripsi ini. Akan sangat menyenangkan jika ilmu yang kita dapatkan juga dibagikan bagi sekitar sehingga tidak hanya masuk ke dalam repository kampus saja. Kesempatan ini kami ambil dan kami memutuskan untuk berkonsultasi dengan dosen pembimbing kami, Pak Brian dan ternyata sangat didukung oleh beliau.
Artikel ilmiah kami didaftarkan pada hybrid conference ICCIT 2024 yang diselenggarakan oleh Universitas Raharja pada tanggal 7 dan 8 Agustus 2024. Setelah conference ini selesai, dosen reviewer kami, Bu Lianna menyarankan untuk membuat output kedua dikarenakan topik kami masih dapat dipecah lagi dengan fokus yang berbeda. Kemudian output kedua mulai didaftarkan pada beberapa conference lain dan akhirnya diterima pada hybrid conference IATMSI 2025 yang diselenggarakan oleh IIITM Gwalior, India pada 6-8 Maret 2025. Kedua output conference tersebut yaitu publikasi prosiding IEEE. Banyak insight yang didapatkan selama mengikuti conference, selain menambah pengalaman, artikel yang dibuat juga mendapatkan komentar apa saja yang perlu untuk ditingkatkan maupun dipertahankan oleh profesional. Selain itu, artikel yang dipublikasikan akan dapat menjadi referensi dan memberikan insight baru bagi pembaca. Manfaatnya bukan hanya untuk diri sendiri namun orang lain.
Semoga teman-teman juga mendapatkan kesempatan untuk mempublikasikan hasil skripsinya dan dapat membantu masyarakat melalui penelitian yang sudah dilaksanakan.
Terima kasih untuk Pak Brian Garda dan Bu Lianna Wijaya yang telah membantu selama proses pengerjaan skripsi dan proses publikasi ini. Semoga sehat dan sukses selalu dalam membimbing rekan-rekan di Binus menjadi lulusan yang berkualitas.Terima kasih juga kepada rekan skripsi, Aryobagas dan Yessy Fouryana yang telah bekerjasama serta berjuang sampai akhirnya wisuda bersama 😀.
Comments :