UMKM Naik Kelas lewat AI dan Big Data Analytics
Oleh : Christopher Joshua Leksana, S.M, M.M.
Jakarta, 21 Januari 2025 — Memasuki sesi kedua NATIONAL TALK BOLD Series BINUS Online, rangkaian diskusi berlanjut dengan menghadirkan narasumber ke-2, Bapak Dr. Ir. Faisal Binsar, S.T., M.MSI, dosen pada Business Management Department BINUS Online. Sesi ini semakin memperkaya wawasan peserta dengan menyoroti peran strategis teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI) dan Big Data Analytics, dalam mendorong pertumbuhan UMKM Indonesia yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Dr. Faisal Binsar dikenal sebagai akademisi yang memiliki pengalaman serta pengakuan internasional di bidang e-business, sistem informasi, dan sustainability. Sejumlah capaian prestisius yang diraih antara lain International Best Presentation Award pada 8th International Conference on E-Business and Its Applications di Singapura, serta kepercayaan sebagai Session Chair pada konferensi internasional WorldS4 2024 di London yang berfokus pada pengembangan smart systems, security, dan sustainability. Latar belakang akademik yang kuat serta keterlibatan aktif dalam forum internasional menjadikan beliau figur yang kredibel untuk membahas transformasi digital UMKM secara strategis, kontekstual, dan aplikatif.
Dalam presentasinya yang berjudul “Integrating AI and Big Data Analytics for UMKM Indonesia”, Dr. Faisal Binsar menegaskan bahwa di era ekonomi digital, data telah berkembang menjadi aset strategis yang menentukan keberlangsungan dan pertumbuhan bisnis. Namun demikian, data tidak akan memberikan nilai tambah apabila hanya dikumpulkan tanpa pengelolaan yang tepat. Nilai strategis data baru akan tercipta ketika data tersebut mampu diolah, dianalisis, dan diterjemahkan menjadi dasar pengambilan keputusan bisnis yang cerdas, akurat, dan berorientasi keberlanjutan. Melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan Big Data Analytics, UMKM memiliki peluang besar untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai perilaku, preferensi, dan pola konsumsi pelanggan, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat manajemen risiko, serta merumuskan strategi pertumbuhan yang adaptif terhadap dinamika pasar yang terus berubah. Pendekatan ini mendorong UMKM untuk beralih dari pengambilan keputusan yang semata-mata berbasis intuisi menuju pendekatan data-driven, tanpa harus kehilangan fleksibilitas, kreativitas, dan karakter khas yang selama ini menjadi kekuatan utama UMKM.

Dr. Faisal juga menekankan bahwa integrasi AI dan Big Data Analytics tidak selalu identik dengan investasi teknologi yang mahal dan kompleks. Dengan pemilihan alat digital yang tepat, pemanfaatan platform teknologi yang sudah tersedia, serta pengelolaan data yang sederhana namun terstruktur, UMKM tetap dapat mengadopsi teknologi ini secara realistis, bertahap, dan sesuai dengan kapasitas sumber daya yang dimiliki. Transformasi digital yang dirancang secara tepat diyakini mampu mendukung pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan, tidak hanya dari aspek ekonomi, tetapi juga dari dimensi sosial dan lingkungan.

Sebagai penguatan dari konsep Integrating AI and Big Data Analytics for UMKM Indonesia, Dr. Faisal Binsar juga menjelaskan tahapan nilai bisnis (business value) dalam pemanfaatan data melalui tiga level analitik, yaitu analitik deskriptif, analitik prediktif, dan analitik preskriptif. Pada tahap analitik deskriptif, UMKM berfokus pada pemahaman apa yang telah terjadi di masa lalu, seperti tren penjualan, pola transaksi pelanggan, dan performa operasional. Tahap ini membantu pelaku UMKM melihat kondisi bisnis secara historis sebagai dasar evaluasi dan pembelajaran. Selanjutnya, pada level analitik prediktif, data historis tersebut diolah menggunakan teknik statistik dan kecerdasan buatan untuk menjawab pertanyaan apa yang mungkin terjadi di masa depan. Melalui pendekatan ini, UMKM dapat memprediksi permintaan pasar, perilaku konsumen, maupun potensi risiko bisnis, sehingga mampu melakukan perencanaan yang lebih proaktif dan antisipatif. Analitik prediktif menjadi jembatan penting bagi UMKM untuk tidak hanya bereaksi terhadap perubahan, tetapi mulai mengantisipasi dinamika pasar. Tahap tertinggi adalah analitik preskriptif, di mana sistem berbasis AI tidak hanya memprediksi, tetapi juga memberikan rekomendasi tindakan yang paling optimal. Pada level ini, teknologi mampu menyarankan keputusan spesifik, seperti pemberian diskon otomatis kepada segmen pelanggan tertentu untuk mencegah customer churn, pengaturan stok yang optimal, atau penyesuaian strategi harga dan promosi. Analitik preskriptif berorientasi pada peningkatan efektivitas dan efisiensi operasional, sehingga UMKM dapat mencapai kinerja bisnis yang lebih optimal dan berkelanjutan. Perlunya memahami dan menerapkan tahapan analitik ini secara bertahap, UMKM Indonesia dapat meningkatkan nilai bisnis dari data yang dimiliki, sekaligus memperkuat proses pengambilan keputusan yang lebih cerdas, berbasis bukti, dan selaras dengan tujuan keberlanjutan usaha.
Setelah pemaparan materi, sesi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Moderator membuka ruang dialog dengan mengundang pertanyaan dari peserta melalui chat box maupun fitur raise hand. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya minat terhadap topik AI dan Big Data sebagai solusi praktis dan strategis bagi tantangan yang dihadapi UMKM saat ini.
Beberapa isu kunci yang dibahas dalam sesi diskusi antara lain:
- Langkah awal paling realistis bagi UMKM dalam mengadopsi AI dan Big Data Analytics tanpa memerlukan investasi teknologi yang besar.
- Jenis data paling krusial yang perlu dikumpulkan UMKM untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat, efektif, dan berkelanjutan.
- Peran literasi digital dan kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam memastikan keberhasilan transformasi UMKM menuju bisnis berbasis data.
Jawaban dan insight yang disampaikan Dr. Faisal Binsar memberikan gambaran yang praktis sekaligus strategis, sehingga peserta—khususnya pelaku UMKM—dapat melihat peluang implementasi teknologi digital secara lebih konkret dan terarah. Dari perspektif Dr. Faisal Binsar, Artificial Intelligence dan Big Data Analytics merupakan fondasi penting bagi UMKM untuk bertransformasi menuju bisnis yang data-driven, adaptif terhadap perubahan pasar, serta mampu mengambil keputusan yang lebih strategis, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Integrasi antara pendekatan human-centered dan teknologi berbasis data diharapkan mampu mendorong UMKM tidak hanya bertahan di tengah ketidakpastian, tetapi juga tumbuh secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian, masyarakat, dan lingkungan.


Comments :