{"id":1948,"date":"2026-01-22T04:03:22","date_gmt":"2026-01-22T04:03:22","guid":{"rendered":"https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/?p=1948"},"modified":"2026-01-22T04:03:22","modified_gmt":"2026-01-22T04:03:22","slug":"komunikasi-efektif-di-tempat-kerja-kunci-kolaborasi-dan-produktivitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/2026\/01\/22\/komunikasi-efektif-di-tempat-kerja-kunci-kolaborasi-dan-produktivitas\/","title":{"rendered":"Komunikasi Efektif di Tempat Kerja: Kunci Kolaborasi dan Produktivitas"},"content":{"rendered":"<p><em>By: Clara Cynthia (SCA Team)<\/em><\/p>\n<p>Hi Binusian!<\/p>\n<p>Dalam bekerjasama dalam tim, komunikasi merupakan satu <em>skill <\/em>penting yang harus dikuasai oleh setiap individu. Komunikasi tim yang baik akan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, <em>supportif, <\/em>harmonis dan positif yang akan membantu tercapainya tujuan dalam tim. Mengapa demikian? Karena dalam berkomunikasi, semua anggota tim dapat bertukar ide, informasi dan perasan. Hal tersebut yang dapat mendukung tercapainya tujuan yang sudah ditetapkan bersama tim.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-1949 aligncenter\" src=\"https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/01\/11-300x200.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/01\/11-300x200.png 300w, https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/01\/11-480x320.png 480w, https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/01\/11.png 579w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Topik komunikasi yang tercipta bisa termasuk <em>update <\/em>pekerjaan yang sedang dilakukan atau yang sudah dilakukan agar anggota tim dapat mengetahui <em>progress<\/em> dipekerjaan yang sedang dikerjakan. Selain komunikasi yang harus dikuasai, anggota tim harus mengetahui dan menyadari tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Dengan memahami hal tersebut, maka akan tercipta koordinasi kerja yang kompak, komunikatif dan responsif. Tidak dapat dipungkuri, saat ini banyak perusahaan yang akan menjadikan <em>skill<\/em> komunikasi yang baik sebagai persyaratan dalam mencari karyawan baru. Hal tersebut berdasarkan pada betapa pentingnya komunukasi yang baik antar sesama tim.<\/p>\n<p>Komunikasi yang dapat dilakukan dengan tim bisa dilakukan secara <em>formal<\/em> dan <em>informal<\/em>. Komunikasi <em>formal<\/em> dapat berupa <em>email<\/em>, <em>meeting <\/em>tim, dokumen ataupun prosedur. Sedangkan untuk komunikasi <em>informal <\/em>dapat berupa <em>chat, <\/em>atau percakapan sehari-hari yang dilakukan di luar <em>meeting. <\/em>Komunikasi <em>informal <\/em>ini memegang peran penting dalam membangun hubungan yang baik kepada anggota tim dan dapat menumbuhkan lingkungan kerja yang mendukung. Terkadang dengan diskusi secara <em>informal <\/em>bisa memberikan ide yang baru atau solusi yang tidak dapat ditemukan pada saat melakukan komunikasi <em>formal.\u00a0 <\/em><\/p>\n<p>Di era ini dimana teknologi sudah berkembang pesat, komunikasi bisa dilakukan secara digital melalui <em>WhatsApp, email, <\/em>atau <em>video calls. <\/em>Hal tersebut termasuk dalam komunikasi digital. Dalam berkomunikasi, tak jarang bahasa tubuh, ekspresi dan nada bicara\u00a0 juga memegang peranan penting agar informasi yang diberikan dapat dimengerti dengan mudah. Hal tersebut termasuk dalam <em>non-verbal <\/em>komunkasi. Sebenanrnya, dalam komunikasi digitalpun, bisa menggunakan <em>emoji, <\/em>tanda baca, dan <em>style <\/em>bahasa yang digunakan yang dapat memberikan warna lain dalam berkomunikasi.<\/p>\n<p>Kesimpulannya, komunikasi yang baik akan mempengaruhi suatu tim dalam penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan dalam tim. Selain itu, komunikasi yang efektif dipercaya dapat menurunkan <em>level stress <\/em>dalam bekerja. Hal tersebut dapat terjadi karena dengan berkomunikasi dengan baik, akan mengurangi perbedaan persepsi dan keambiguan yang mungkin akan terjadi dan akhirnya dapat mengurangi kekhawatiran. Semoga dengan membaca artikel ini, Anda dapat menciptakan <em>teamwork <\/em>yang baik dan dapat berkomunikasi dengan baik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/www.shiftbase.com\/glossary\/team-communication\">https:\/\/www.shiftbase.com\/glossary\/team-communication<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>By: Clara Cynthia (SCA Team) Hi Binusian! Dalam bekerjasama dalam tim, komunikasi merupakan satu skill penting yang harus dikuasai oleh setiap individu. Komunikasi tim yang baik akan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, supportif, harmonis dan positif yang akan membantu tercapainya tujuan dalam tim. Mengapa demikian? Karena dalam berkomunikasi, semua anggota tim dapat bertukar ide, informasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":704,"featured_media":1950,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[23,17,19,83,28,18,84,89,52,90,88,87,86,85],"class_list":["post-1948","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","tag-kuliahmanajemen","tag-binusonline","tag-business-management","tag-kolaborasi","tag-kuliahfleksibelkariermeningkat","tag-kuliahonline","tag-produktif","tag-publicspeaking","tag-sdgs","tag-selfdevelopment","tag-skillkerja-komunikasidigital","tag-softskills","tag-tipskarir","tag-tipskerja"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1948","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/wp-json\/wp\/v2\/users\/704"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1948"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1948\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1951,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1948\/revisions\/1951"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1950"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1948"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1948"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/business-management\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1948"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}