{"id":222,"date":"2023-10-20T21:55:13","date_gmt":"2023-10-20T21:55:13","guid":{"rendered":"https:\/\/online.binus.ac.id\/computer-science\/2023\/10\/20\/penggunaan-data-visualization\/"},"modified":"2024-07-29T05:31:26","modified_gmt":"2024-07-29T05:31:26","slug":"penggunaan-data-visualization","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/online.binus.ac.id\/computer-science\/2023\/10\/20\/penggunaan-data-visualization\/","title":{"rendered":"Penggunaan Data Visualization"},"content":{"rendered":"<p>Data visualization adalah aspek penting dari aplikasi AI, Big data dan machine learning yang bertujuan untuk mendapatkan insight dari representasi grafik. Data visualization dibuat untuk memudahkan orang non-technical untuk memahami dan menginterpretasi data secara visual yang terdiri dari informasi yang kompleks<\/p>\n<p>Ketika kita berbicara lebih spesifik, data visualization bisa digunakan untuk apa aja?<\/p>\n<ul>\n<li>Apakah untuk melakukan <strong>comparison<\/strong> nilai?<\/li>\n<li>Melihat <strong>composition<\/strong> data?<\/li>\n<li>Mengerti tentang <strong>distribution<\/strong> data?<\/li>\n<li>Atau melihat <strong>relationship<\/strong> beberapa variable di dataset?<\/li>\n<\/ul>\n<p>Comparison adalah membandingkan 2 atau lebih variable pada suatu data. Contohnya adalah ketika kita ingin membandingkan sales dan profit dari berbagai <b>kategori<\/b> dan <b>segment<\/b> produk menggunakan bar chart.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/online.binus.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Picture4.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-14968 size-full\" src=\"https:\/\/online.binus.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Picture4.png\" alt=\"digixed\" width=\"528\" height=\"402\" \/><\/a><\/p>\n<p>Pada gambar diatas ada beberapa informasi yang bisa dihighlight<\/p>\n<ul>\n<li><b>Technology<\/b> mempunyai sales yang paling tinggi<\/li>\n<li>Segment <b>corporate<\/b> dan <b>home office<\/b> penjualannya kurang baik<\/li>\n<li>Profit terkecil pada <b>furniture<\/b>, sedangkan <b>technology<\/b> memiliki profit tertinggi<\/li>\n<li>Kesimpulan : invest lebih banyak di teknologi? Atau perbaiki produk yang lain?<\/li>\n<\/ul>\n<p>Penggunaan selanjutnya adalah composition. Composition berguna untuk melihat rasio atau proposi dari data terhadap data keseluruhan. Untuk dapat memahami composition, kalian bisa merujuk pada contoh berikut.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/online.binus.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Picture5.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-14969 size-medium\" src=\"https:\/\/online.binus.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Picture5-768x489.png\" alt=\"digixed\" width=\"768\" height=\"489\" \/><\/a><\/p>\n<p>Pada kasus composition diatas ada beberapa informasi yang bisa dihighlight<\/p>\n<ul>\n<li>Sales untuk sub-category <b>chair <\/b>dan<b> phones<\/b> adalah yang paling tinggi dibanding yang lain<\/li>\n<li><b>Art<\/b>, <b>Envelops<\/b>, <b>Fasteners<\/b>, dan <b>Labels<\/b> memiliki sales terkecil<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kemudian kita mengenal adanya distribution. Distribution digunakan untuk melihat distribusi data yang berguna saat kita ingin melihat detail pattern, trend, cluster, dan outlier dari suatu data. Pada contoh berikut, terdapat chart yang menunjukkan <b>count of orders <\/b>untuk tiap <b>quantity of orders.<\/b><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/online.binus.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Picture6.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-14970 size-full\" src=\"https:\/\/online.binus.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Picture6.png\" alt=\"digixed\" width=\"647\" height=\"422\" \/><\/a><\/p>\n<p>Pada kasus distribution diatas ada beberapa informasi yang bisa dihighlight<\/p>\n<ul>\n<li>Mostly orang berbelanja dengan 2 atau 3 item.<\/li>\n<li>Jarang ada yang berbelanja lebih dari 8 item.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pertanyaan terbesarnya adalah kenapa yang pesan 1 item memiliki frekuensi yang lebih kecil dibandingkan 2 dan 3? Apakah ada diskon tertentu atau penawaran seperti free ongkir dan sebagainya?<\/p>\n<p>Penggunaan yang terakhir adalah untuk melihat relationship. Relationship dalam hal ini adalah dependency, correlation, atau cause and effect antara 2 variable\/feature atau lebih. Berikut contoh visualisasi untuk melihat laporan total <b>sales<\/b> versus <b>profit<\/b> tiap <b>sub-category<\/b> yang terjual.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/online.binus.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Picture7.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-14971 size-full\" src=\"https:\/\/online.binus.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Picture7.png\" alt=\"digixed\" width=\"543\" height=\"496\" \/><\/a><\/p>\n<p>Pada kasus relationship diatas ada beberapa informasi yang bisa dihighlight<\/p>\n<ul>\n<li>Sub-category <b>Table<\/b> berkontribusi untuk sales 200K tetapi ternyata juga menyebabkan loss sebesar 20K<\/li>\n<li>Sementara itu, <b>copiers<\/b> memiliki sales $150K dengan profits lebih dari 50K.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sekian contoh basic penggunaan data visualization. Sebenarnya ada beberapa contoh lain yang bisa digunakan. Hal ini tentunya masih berkaitan dengan analytics descriptive dan diagnostic. Untuk lebih lanjut, kalian bisa mencari informasi ditempat lainnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div class=\"wp-content clear main-read the-640\">\n<p>Penulis : Wahyu Fadli Satrya<\/p>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber :<\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/www.packtpub.com\/product\/the-tableau-workshop\/9781800207653\">The Tableau Workshop<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Data visualization adalah aspek penting dari aplikasi AI, Big data dan machine learning yang bertujuan untuk mendapatkan insight dari representasi grafik. Data visualization dibuat untuk memudahkan orang non-technical untuk memahami dan menginterpretasi data secara visual yang terdiri dari informasi yang kompleks Ketika kita berbicara lebih spesifik, data visualization bisa digunakan untuk apa aja? Apakah untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":401,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-222","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/222","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=222"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/222\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":402,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/222\/revisions\/402"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/media\/401"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=222"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=222"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=222"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}