{"id":254,"date":"2024-10-31T13:06:15","date_gmt":"2024-10-31T13:06:15","guid":{"rendered":"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/?p=254"},"modified":"2024-11-01T09:31:05","modified_gmt":"2024-11-01T09:31:05","slug":"embracing-ai-future-careers-layoffs-and-how-to-stay","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/2024\/10\/31\/embracing-ai-future-careers-layoffs-and-how-to-stay\/","title":{"rendered":"Embracing AI &#8211; Future Careers, Layoffs and How to Stay"},"content":{"rendered":"<p><strong> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-255 aligncenter\" src=\"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/10\/Embracing-AI.jpg\" alt=\"\" width=\"880\" height=\"487\" srcset=\"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/10\/Embracing-AI.jpg 880w, https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/10\/Embracing-AI-300x166.jpg 300w, https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/10\/Embracing-AI-768x425.jpg 768w, https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/10\/Embracing-AI-480x266.jpg 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 880px) 100vw, 880px\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Hi BINUSIAN! Webinar <em>BOLD Series<\/em> Alumni Pulang Kampus kembali digelar pada Sabtu, tanggal 28 September 2024. Webinar kali ini mengangkat tajuk <em>\u201cEmbracing AI: Future Careers, Layoffs and How to Stay\u201d,<\/em> yang membahas tentang cara memanfaatkan peluang untuk meningkatkan karir di tengah perkembangan teknologi terkhususnya <em>AI (Artificial Intelligence)<\/em>. Webinar ini dimoderatori oleh Ibu Sucianna Ghadati Rabiha, selaku Dosen PJJ Sistem Informasi BINUS Online, dan hadir sebagai narasumber yakni Ibu Siwi P. Rahayu, S.Kom. Ibu Siwi saat ini menjabat sebagai <em>Commercial Content Senior Manager<\/em> di tiket.com, dan merupakan alumni dari PJJ Sistem Informasi BINUS Online.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ibu Siwi banyak berbagi informasi perihal bagaimana cara kita untuk tetap relevan di tengah perkembangan teknologi yang saat ini serba memanfaatkan <em>AI.<\/em> <em>AI<\/em> sebenarnya sudah sering kita gunakan pada kehidupan sehari-hari dan dapat meningkatkan produktivitas, contohnya asisten virtual seperti <em>Siri<\/em> pada <em>Apple<\/em>, atau <em>Google<\/em> <em>Assistant<\/em> milik <em>Google<\/em>, dan media sosial yang algoritmanya memanfaatkan <em>artificial intelligence<\/em>. Perkembangan <em>AI <\/em>mulai masif sejak munculnya <em>ChatGPT<\/em> milik <em>Open AI<\/em> yang perkembangannya tidak hanya sekedar tren namun juga bersifat transformatif, dalam hal ini berdampak pada cara kerja kita sehari-hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Lalu, apa dampak dari perkembangan <em>AI <\/em>ini terhadap dunia karir di masa depan? Ibu Siwi memaparkan sebuah laporan yang dirilis oleh <em>Microsoft<\/em> dan <em>LinkedIn<\/em> terhadap 31.000 responden dari 31 negara. Dari laporan tersebut, terdapat kebutuhan yang besar untuk mengisi posisi karir yang berkaitan dengan <em>AI <\/em>dan otomasi untuk peningkatan produktivitas dan efisiensi alur kerja, selain itu sebanyak 66% pimpinan perusahaan dilaporkan tidak akan merekrut karyawan yang tidak mempunyai kemampuan <em>AI.<\/em> Lalu dipaparkan juga sebanyak 71% pimpinan perusahaan lebih berminat untuk merekrut karyawan yang tidak terlalu berpengalaman namun memiliki kemampuan berkaitan dengan <em>AI<\/em>, dibandingkan merekrut karyawan yang memiliki pengalaman namun tidak memiliki kemampuan<em> AI.<\/em> Dari laporan yang dipaparkan oleh Ibu Siwi, beliau menyampaikan bahwa kebutuhan untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan sangat penting di bidang <em>artificial intelligence<\/em> terutama bagi yang belum memiliki kemampuan di bidang tersebut.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-256 aligncenter\" src=\"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/10\/Embracing-AI-2.jpg\" alt=\"\" width=\"880\" height=\"472\" srcset=\"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/10\/Embracing-AI-2.jpg 880w, https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/10\/Embracing-AI-2-300x161.jpg 300w, https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/10\/Embracing-AI-2-768x412.jpg 768w, https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/10\/Embracing-AI-2-480x257.jpg 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 880px) 100vw, 880px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selain laporan dari <em>Microsoft<\/em> dan <em>LinkedIn<\/em> tadi, Ibu Siwi juga memaparkan beberapa contoh pekerjaan yang memanfaatkan <em>AI <\/em>dalam kesehariannya, seperti <em>Content Writer, Graphic Designer, <\/em>Marketing, <em>IT Developer, Entrepreneur<\/em>, dan lain-lain. Terdapat juga data yang disampaikan oleh Ibu Siwi, yakni jumlah peserta pelatihan terkait <em>AI<\/em> yang disediakan oleh <em>LinkedIn<\/em> meningkat sebanyak 160 persen, serta semakin banyak orang-orang yang memiliki akun <em>LinkedIn<\/em> menambahkan keterangan kemampuan <em>AI <\/em>seperti <em>ChatGPT<\/em> dan <em>Copilot<\/em> pada akun <em>LinkedIn<\/em> miliknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selanjutnya, seperti yang sudah menjadi pembicaraan, apakah <em>artificial intelligence <\/em>akan menggantikan manusia di dunia pekerjaan? Ibu Siwi memaparkan, berdasarkan penelitian yang dibuat oleh Andrew McAfee, seorang <em>research scientist <\/em>di <em>MIT<\/em>, <em>artificial intelligence <\/em>tidak akan menimbulkan pengangguran massal melainkan hanya merubah pola kerja dari suatu pekerjaan. Beliau menambahkan, pada saat ini para pekerja yang ada dituntut untuk bisa beradaptasi dan berkolaborasi dengan <em>artificial intelligence<\/em>. Selain itu seiring perkembangannya, <em>AI <\/em>juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan kapasitas pekerjaan yang ada pada saat ini. Ibu Siwi memberikan salah satu contoh bisnis translasi atau penerjemah di Amerika, setelah adanya <em>AI <\/em>upah penerjemah di Amerika justru meningkat, bukannya menurun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dengan semakin berkembangnya kebutuhan atau kemampuan untuk sebuah pekerjaan, kini terdapat beberapa kemampuan baru yang menjadi prasyarat seperti diantaranya kemampuan literasi digital, membaca data, dan keahlian dasar dalam menggunakan <em>AI.<\/em> Kemampuan dasar menggunakan <em>AI<\/em> menjadi salah satu kemampuan yang penting untuk dimiliki karena peluang kesalahan yang ditimbulkan karena <em>AI<\/em> akan tetap ada, sehingga menjadi tugas dari setiap individu pekerja memverifikasi data yang dihasilkan oleh <em>AI.<\/em> Lalu berikut beberapa pekerjaan baru yang muncul karena tren perkembangan <em>AI <\/em>seperti, Bahasa <em>Language Specialist<\/em>, yang tugas utamanya yakni mengevaluasi bahasa yang dihasilkan oleh <em>AI.<\/em> Ada juga <em>Content Rater <\/em>yang bertugas untuk memberikan rating pada konten yang dihasilkan oleh <em>AI<\/em>, apakah konten tersebut sesuai dengan konteks manusia secara umum, dan lain-lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Lantas dengan <em>AI <\/em>yang terus berkembang, lalu jenis pekerjaan baru di sektor <em>AI<\/em> yang juga bermunculan, bagaimana cara kita untuk tetap relevan? Pertama kita dapat mulai dengan menggunakan <em>AI <\/em>dalam bidang pekerjaan yang kita miliki, berlatih membuat <em>prompt<\/em> yang efektif dan juga spesifik. Yang kedua senantiasa belajar, seperti memperbaharui kemampuan dan keahlian pada bidang pekerjaan yang saat ini dijalani, atau mempelajari kemampuan-kemampuan baru di luar bidang pekerjaan saat ini. Memperbaharui atau mempelajari kemampuan baru dapat dimulai dengan mengikuti kelas atau kursus <em>online <\/em>yang ada di berbagai <em>platform,<\/em> seperti di <em>LinkedIn.<\/em> Selanjutnya yang ketiga dengan membangun <em>personal branding, personal branding <\/em>ini penting karena akan membuat kita memiliki nilai tambah atau <em>unique selling point,<\/em> dan yang tak kalah penting adalah membangun relasi atau <em>networking<\/em> dengan orang-orang baru. Yang terakhir pesan dari Ibu Siwi yakni perubahan tidak dapat dihindari, adaptasi adalah kunci, peluang akan datang pada orang-orang yang senantiasa <em>mengupgrade<\/em> diri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Penulis \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Siwi P Rahayu, S.Kom.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hi BINUSIAN! Webinar BOLD Series Alumni Pulang Kampus kembali digelar pada Sabtu, tanggal 28 September 2024. Webinar kali ini mengangkat tajuk \u201cEmbracing AI: Future Careers, Layoffs and How to Stay\u201d, yang membahas tentang cara memanfaatkan peluang untuk meningkatkan karir di tengah perkembangan teknologi terkhususnya AI (Artificial Intelligence). Webinar ini dimoderatori oleh Ibu Sucianna Ghadati Rabiha, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":703,"featured_media":255,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-254","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/254","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-json\/wp\/v2\/users\/703"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=254"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/254\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":264,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/254\/revisions\/264"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-json\/wp\/v2\/media\/255"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=254"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=254"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/online.binus.ac.id\/information-systems\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=254"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}