Jakarta, 15 April 2026 – Dosen dan mahasiswa/i Program Studi Business Management (BM) Binus Online, Universitas Bina Nusantara mendapatkan pengalaman seru dan inspiratif saat berkunjung ke Google Cloud Jakarta Office. Kunjungan ini bagian dari program self-development, yang bertujuan memperluas wawasan akademik sekaligus memahami penerapan teknologi canggih dalam dunia pendidikan dan bisnis.

Selama kunjungan, peserta mempelajari Gemini Enterprise, platform AI generasi terbaru dari Google yang dikenal sebagai Agentic AI. Menurut tim Google Indonesia, Agentic AI bukan sekadar AI biasa. Platform ini bisa menganalisis data, mengambil keputusan berbasis konteks, dan menjalankan proses otomatisasi kompleks secara mandiri. Gemini Enterprise memungkinkan organisasi, termasuk institusi pendidikan untuk mengintegrasikan AI dalam pengambilan keputusan, mendukung inovasi, dan meningkatkan efisiensi.

Selain belajar tentang AI, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai Digital Intelligence, kemampuan memahami, menganalisis, dan memanfaatkan informasi digital untuk pengambilan keputusan. AI dan Digital Intelligence tidak hanya untuk perusahaan teknologi. Di dunia pendidikan, teknologi ini bisa membantu dosen dan mahasiswa membuat keputusan lebih cepat dan tepat berbasis data. Para dosen juga melihat potensi Gemini Enterprise dalam mendukung penelitian, analisis data akademik, dan publikasi ilmiah, sedangkan mahasiswa belajar bagaimana AI bisa membantu mereka meningkatkan kualitas pembelajaran dan riset.

Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan teknologi, tapi juga menjadi sarana pengembangan diri. Mahasiswa belajar berpikir kritis tentang penerapan AI dalam studi dan karier, sementara dosen mendapatkan inspirasi mengintegrasikan teknologi canggih ke dalam kurikulum dan riset.

Kunjungan dosen dan mahasiswa/i Program Studi Business Management (BM) Binus Online, Universitas Bina Nusantara ke Google Indonesia memberikan pengalaman langsung dan inspiratif tentang pemanfaatan AI di dunia akademik. Dengan wawasan yang diperoleh, mahasiswa siap meningkatkan kualitas belajar dan riset, sedangkan dosen dapat merancang strategi pengajaran yang lebih efektif dan berbasis data. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pengembangan diri melalui pengalaman langsung dan pemahaman teknologi mutakhir adalah investasi penting untuk menghadapi dunia yang semakin digital dan kompetitif.