BINUS Online menghadirkan sebuah sesi inspiratif bertajuk Success Story yang mempertemukan dua perspektif menarik dari dunia pendidikan tinggi dan industri consumer health. Acara ini mengangkat dua case utama, yaitu BION Case dengan tema “Higher Education Without Borders: BINUS Online (BiOn) Rising with Degrees in Motion” dan Transpulmin Case dengan tema “From Legacy to Relevance: How a Consumer-Centric Strategy Transformed Transpulmin for Gen Z Moms.” Kegiatan ini diselenggarakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, pukul 13.30–17.00 WIB di BINUS Kampus Alam Sutera, Ruang 0312.

Pada sesi BION Case, Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, M.M., Vice President at Bina Nusantara Higher Education sekaligus Director BINUS Online, membagikan kisah mengenai perkembangan BINUS Online dalam menghadirkan konsep pendidikan tinggi tanpa batas. Tema “Degrees in Motion” merefleksikan bagaimana pendidikan tinggi terus berkembang mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat, teknologi, mobilitas, serta tuntutan dunia kerja. Perspektif ini menempatkan fleksibilitas dan aksesibilitas sebagai bagian penting dari transformasi pendidikan tinggi di era digital.

Sementara itu, Transpulmin Case menghadirkan perspektif dari sisi industri melalui pengalaman Lydia Tjahaja, Consumer Health Director Menarini Indonesia. Mengangkat tema “From Legacy to Relevance”, sesi ini membahas bagaimana strategi yang berorientasi pada konsumen dapat membantu sebuah brand dengan sejarah panjang tetap relevan di tengah perubahan karakteristik dan preferensi konsumen, khususnya Gen Z Moms. Pendekatan consumer-centric menjadi semakin penting ketika brand tidak hanya dituntut mempertahankan ekuitas yang telah dibangun, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kebutuhan konsumen generasi baru.

Kedua case tersebut menawarkan perspektif yang saling melengkapi. Dari dunia pendidikan tinggi, peserta diajak melihat bagaimana organisasi pendidikan dapat bertransformasi untuk menjawab kebutuhan pembelajar modern. Dari dunia bisnis, peserta memperoleh gambaran mengenai pentingnya memahami konsumen dan menciptakan relevansi di tengah perubahan perilaku pasar. Dengan demikian, pembelajaran tidak berhenti pada konsep, tetapi berkembang melalui pengalaman nyata dan praktik dari institusi serta industri.

Sesi ini dimoderatori oleh Prof. Amalia E. Maulana, PhD., Professor of Marketing, BINUS University. Kehadiran moderator dari bidang pemasaran turut memperkuat perspektif akademik dan memungkinkan diskusi menghubungkan pengalaman praktis dengan konsep-konsep strategis dalam manajemen, pemasaran, transformasi digital, dan consumer behavior.

Acara Success Story juga menjadi ruang untuk mempertemukan akademisi, profesional, dan peserta dalam suasana pembelajaran yang lebih kontekstual. Melalui pembahasan berbasis kasus, peserta dapat melihat bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan apa yang telah dibangun, tetapi juga oleh keberanian untuk beradaptasi terhadap perubahan. Dalam konteks pendidikan, adaptasi menghadirkan model pembelajaran yang semakin fleksibel. Dalam konteks bisnis, adaptasi menuntut pemahaman yang lebih mendalam terhadap kebutuhan dan ekspektasi konsumen.

Momentum ini sekaligus memperkuat semangat BINUS Online dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan dunia nyata. Kolaborasi antara pengalaman akademik dan praktik industri memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai bagaimana strategi, inovasi, dan orientasi pada pengguna dapat menjadi kunci dalam menghadapi perubahan.

Pada akhirnya, dua success story tersebut membawa satu pesan yang kuat: relevance is not inherited, it is continuously created. Baik institusi pendidikan maupun brand harus terus bergerak, membaca perubahan, memahami kebutuhan stakeholder, dan menciptakan nilai yang relevan. Karena di era yang berubah secepat ini, status quo bukan strategi. Adapt, innovate, and stay relevant.

BINUS Online — Kuliah Fleksibel, Karir Meningkat